by

Bagaimana sih Puasa di daerah kutub utara ?

Detikhalal.com- Umat Islam di dunia akan menyambut bulan suci ramadhan  dengan penuh suka cita. Ramadan jadi momen terbaik umat Islam untuk beribadan dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT .Bagi kita umat muslim Indonesia ,puasa dimulai saat matahari terbit (menjelang waktu subuh) dan berbuka saat matahari terbenam (waktu magrib), tapi bagaimana dengan umat Islam di belahan bumi kutub utara ?

Seperti yang dilansir, Business Times, Kutub Utara atau di Lingkaran Arktik, bagian atas Bumi terkadang tidak mengalami waktu malam saat Ramadan . Waktu siang di beberapa wilayahnya akan terjadi selama 24 jam.

Wilayah di Lingkaran Artktik meliputi sebagian wilayah Rusia, Finlandia, Swedia, Norwegia, Kanada, Alaska, dan Greenland atau Denmark.

Beberapa lokasi di wilayah ini  akan mengalami hari terpanjang karena matahari akan terus bersinar hingga 24 jam, jika pun matahari terbenam hanya beberapa jam saja itu pun hanya di wilayah selatan. Namun  Islam bukanlah agama kaku yang menyulitkan umatnya. Untuk itu, Asosiasi Islam Swedia mencarikan solusi terbaik untuk permasalahan ini.

“Tentu saja pernyataan yang timbul adalah kapan waktu berbuka dan sahur disana ?

Sejumlah ulama di wilayah itu menyatakan, agar umat Islam yang berpuasa tapi tak ada waktu malam di lokasi tersebut agar mengikuti waktu sahur dan berbuka di wilayah selatan Swedia.ungkap juru bicara Asosiasi Islam Swedia  Muhammad Kharraki . ( I.A)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed