by

hampir semua muslimah berhijab di kawasan ini

Detikhalal.com|Rusia Di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim ada satu daerah yang menerapkan syari’at Islam yaitu Aceh sedangkan di  Rusia yang minoritas muslim juga ada yang menerapkan syari’at Islam yaitu tentang hijab. Wilayah itu adalah Republik Chechnya.

Walaupun kewajiban berhijab itu tidak tertuang secara resmi dalam peraturan daerah mereka. Pemerintah lokal hanya menyatakan, mengenakan jilbab sifatnya imbauan yang sangat keras.

“Selama sepuluh tahun terakhir, Chechnya secara aktif telah mengkampanyekan norma-norma perilaku dan berpakaian yang konservatif,” kata pakar wilayah Kaukasus Utara Rusia, Vladimir Sevrinovsky, seperti dilansir dari laman inspiradata  dari RBTH  Rusia.

“Awalnya ini dimulai atas inisiatif pemerintah daerah, tapi kemudian mendapat dukungan masyarakat luas.”

Kewajiban berhijab ini pertama kali disuarakan pada tahun 2006. Ketika itu Perdana Menteri Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov mengatakan perempuan Chechnya tidak seharusnya terlihat dengan rambut yang tak ditutupi kerudung. Hal itu diutarakannya di depan seluruh warga.

Pernyataan Kadyrov mendapatkan apresiasi dan dukungan seluruh warga Chechnya. Tepat pada 2008, jilbab akhirnya jadi kewajiban bagi seluruh pegawai pemerintahan daerah, pekerja sektor publik, dan guru.

Seiring waktu berjalan, kampanye tentang kewajiban memakai jilbab bagi perempuan pun kerap digelar di Chechnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed