by

Jakarta Akan Memiliki Halal Hub Pertama di Indonesia

detikhalal – PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) dan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) memperkenalkan Jakarta International Halal Hub (JIHH) di event World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12, Selasa (2/8). JIHH pun akan menjadi halal hub yang pertama di Indonesia. “Dengan adanya halal hub ini kami men-declare bahwa kami punya aktivitas logistik yang berdasarkan syariah,” ujar Direktur Utama Pelindo II Elvyn G. Masassya.

Halal Hub ini merupakan transit area untuk produk-produk dari negara-negara non-muslim dengan tujuan ke negara-negara mayoritas muslim seperti Indonesia. Keseluruhan dari Halal Hub ini nantinya adalah integrasi dari Halal Port, Halal Zone (Halal Warehouse dan Halal Moslem Fashion Hub), dan penerapan konsep Halal Logistics & Halal Supply Chain Management. Pelabuhan Tanjung Priok menjadi Halal Port, dan Kawasan Industri Pulo Gadung sebagai tempat Halal Zone dan Industri Kreatif.

Halal Port atau Pelabuhan Halal yang dipersiapkan oleh PT Multi Terminal Indonesia (MTI) ini akan dilengkapi infrastruktur dengan fasilitas gudang seluas 6.840 m2, lapangan penumpukan seluas 24.000 m2, serta cold storage dengan kapasitas 3.344 ton. Dalam pengoperasiannya, Halal Hub Port bekerjasama dengan LPPOM MUI yang menjamin bahwa seluruh produk baik yang masuk maupun keluar dari pelabuhan dipastikan ditangani sesuai dengan standar jaminan halal yang dikeluarkan oleh LPPOM MUI. Pembangunan Pelayanan Halal Hub Port ini tidak lain adalah untuk memberikan kepastian kepada masyarakat muslim dalam pemenuhan kebutuhan logistik produk halal.

“Setelah persiapan infrastruktur selesai, MTI siap memberikan pelayanan terbaik dalam pengoperasian Halal Port, dan memberikan jaminan kepada pasar produk Halal baik di Indonesia maupun negara berpenduduk mayoritas Muslim lainnya, bahwa produk yang mereka dapatkan sudah memenuhi standar syariat Islam dalam penanganannya,” kata Direktur Utama PT MTI Tony Hajar Andenoworih.

Selain pelabuhan halal, proyek halal hub lainnya adalah Halal Warehouse, yang menjadi bagian dari Halal Zone, yakni sebuah gudang yang dilengkapi dengan peralatan yang hanya digunakan untuk menangani produk halal. Gudang ini diperuntukkan bagi Perusahaan yang memiliki sertifikasi Halal terhadap produknya, dan menjamin bahwa transportasi, penyimpanan dan penanganan produk memenuhi syariat Islam dan memenuhi persyaratan target pasar muslim. Adapun Halal Moslem Fashion Hub diproyeksikan akan menampung pasar kreatif dunia fashion.

“Kami persiapkan kawasan industri dalam Halal Zone ini tidak terbatas pada produk farmasi, kosmetik, fashion maupun makanan saja, tapi akan dikembangkan untuk produk maupun jasa layanan halal. Industri kreatif, pariwisata, serta layanan keuangan dan asuransi yang Islami, misalnya, akan kami layani juga,” ujar Direktur Utama PT JIEP Rahmadi Nugroho.

Sementara, Direktur Keuangan PT JIEP, Sitta Rosdaniah menambahkan, Jakarta International Halal Hub akan menjadi The Home of Halal Lifestyle in Indonesia. “ Halal zone yang ada di Kawasan JIEP juga akan menjadi etalase dan show case bagi industri halal,” cetusnya. Konsep dari Halal Logistic & Halal Supply Chain Management yang dijalankan dalam sinergi IPC dan PT JIEP adalah menyediakan sebuah kawasan industri dengan layanan logistik dan proses yang terintegrasi, terkoordinasi dan terkontrol pergerakannya mulai dari bahan baku menjadi produk jadi dan mengirimkannya pada konsumen.

(Sumber : cnn Indonesia)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed