by

Masyallah….Berkat Membantu Yatim, Bisa haji Berkali-kali

detikhalal.com Sudah berkali-kali muhammdah yusuf (40) bisa pergi haji. Bahkan tak terhitung lagi berapa kali ia dapat melaksanakan umrah di bulan Ramadhan. Pegawai salah satu bank pemerintah  ini mengaku. Semua itu di dapat berkat sedekah dengan membantu anak-anak yatim.

Keajaiban sedekah telah dialami Muhammad Yusuf, awalnya ia bekerja sebagai operator di bank tahun 1989 di Bank Dagang Negara dengan gaji saat itu 175 ribu. Sekarang ia bekerja di sebuah bank plat merah dengan gaji 4,5 juta rupiah perbulan. Yang mengherankan, muhammdah yusuf ke kantor dengan mobil honda CRV. Ia pun sudah naik haji tujuh kali. Bahkan tiap Ramadhan, suami Siti umi Khaedaroh ini selalu berangkat umrah. Bagaimana ia mampu melakukan itu semua? Apakah ia korupsi?” itulah fitnah yang sering ditimpakan kepada saya,” aku ayah dari ita (11), Habib (6) dan Fatin (3)

Sedekah Terbaik

Padahal, pria yang tinggal di Desa kepuh Kemiri, kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur ini termasuk golongan kaya raya karena punya bisnis sampingan yang memberikan pendapatan lebih besar daripada pendapatannya sebagai pegawai bank. “kalau gaji sebagai pegawai bank hanya cukup untuk operasional sehari-hari,” katanya.

Pendapatan terbesar justru dari membuka bengkel, jual beli kayu, dan bisnis lainnya. Semua usaha sampingan itu yang mengerjakan orang lain, baik keluarga, atau orang yang dipercayainya. Usaha yang diseriusinya itulah yang justru paling banyak mengisi rekening dan dompetnya.”Terus terang, usaha saya itu untungnya besar, dan sering kali terasa tak diduga duga rezekinya, karena sedemikian lancar berjalan,” katanya. Apa kuncinya? “saya berusaha untuk tidak menolak setiap orang yang datang meminta bantuan.” Paparnya. Bahkan dalam bersedekah, ia berusaha memberikan yang terbaik. Pria ini memang dikenal dermawan.

Ia kerap mencari orang-orang shaleh yang kurang mampu (seperti guru, modin, dan sebagainya) untuk di hajikan. Ia juga pernah menyelamatkan rumah yatim piatu yang nyaris di segel pihak lain, karena persoalan perdata. Setiap Shalat Jumat, kotak masjid akan ia isi dengan uang terbesar yang ada di dompetnya. Hari raya kurban pun ia tak ketinggalan menyembelih satu ekor sapi. Yusuf bersyukur, kesadaran berderma sudah di tanamkan orang tuanya sejak kecil. Apalagi ia disekolahkan di madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah sampai madrasah Aliyah. ”Jadi kesadaran dan pengetahuan tentang menafkahkan sebagian harta yang kita cintai sudah ditanamkan baik oleh orang tua maupun guru saya,” ujarnya.

Berbisnis Dengan Allah

Kebajikan yang sudah biasa ia lakukan itu menyebabkan janji-janji allah mewujud dalam hidupnya.” Yang namanya cari uang itu selalu ada saja. Kalau misalnya sedang butuh uang, hampir selalu ada seseorang yang transfer ke rekening saya. Biasanya sih keuntungan dari bisnis yang saya jalani,” paparnya. Muhammad Yusuf mengenal ustadz  mengenal ustadz Yusuf Mansur sejak tahun 2000. Ustad Yusuf senan tiasa menanyakan tentang perkembangan program-program sedekah yang yusuf lakukan. Tentu saja ia menjawab semua masih berjalan seperti menghajikan orang saleh yang kurang mampu(seperti Guru, mudin). Mengisi kotak amal dengan uang kertas de dompet yang nilainya terbesar, menolong orang yang datang meminta bantuan dan sebagainya. “kalau saya hanya andalkan gaji sebagai karyawan bank, jelas impossible. Tetapi berkat hubungan positif antara sedekah dan usaha sampingan saya, semuanya menjadi mungkin. Saya yakin betul berbisnis dengan Allah tidak akan pernah merugi. Tentu semua itu harus dilandaskan atas keimanan yang baik ke pada Allah SWT.” ungkapnya.

Sumber : Nurani

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed