by

Mencari Resto Halal di Eropa

Detikhalal.com – Salah satu kebutuhan dasar seorang wisatawan Muslim (Moslem traveler) adalah makan halal. Hal itu menjadi perhatian para pemandu wisata (tour leader) dan perusahaan biro perjalanan (travel) Muslim, terutama saat membawa rombongan wisata Muslim ke negara-negara nonMuslim, seperti kawasan Eropa Barat.

Kini, ada kabar gembira bagi para Moslem traveler yang ingin berkunjung ke Gunung Titlis,  Swiss. Di puncak gunung setinggi 3.010 meter itu, terdapat restoran yang menyediakan menu halal. Menu halal itu tersedia mulai Juli 2016. “Menu halal itu tersedia di lantai tiga Panorama Restaurant yang memang disediakan khusus untuk grup. Sedangkan, lantai dua untuk umum,” tutur Priyadi yang juga diruektur utama Adinda Azzahra Tour.

Priyadi menambahkan, resto halal juga bisa dijumpai di Kota Lucerne, salah satu destinasi pariwisata yang sangat populer di Swiss, termasuk juga bagi wisatawan dari Indonesia. “Salah satu resto halal di Kota Lucerne adalah Inseli. Lokasinya berada persisi di belakang stasiun pusat Kota Lucerne,” ujar Priyadi.

Resto Inseli dimiliki oleh Izzet Yukses, seorang pebisnis kuliner asal Turki. “Resto ini menjual makan khas Turki, seperti kebab dan lain sebagainya. Ada juga menu Thailand. Semuanya merupakan menu halal yang aman dikonsumsi oleh wisatawan Muslim,” tutur Priyadi.

Salah satu tempat wisata yang paling dicari orang saat berkunjung ke Italia adalah Venice Island. Seperti halnya kota-kota lain di Italia, di Venice Island pun banyak bertebaran resto yang menyajikan piza dan spageti, termasuk spageti hitam yang merupakan salah satu keunikan Venice Island.

Namun, wisatawan Muslim yang menyambangi Venice Island tak perlu khawatir. Di wilayah tersebut juga terdapat resto halal.

Demikian pula, kata Priyadi, wisatawan Muslim yang berlibur ke Kota Koln atau Cologne, Jerman Barat, tak perlu khawatir mencari resto halal. “Mencari makanan halal di Kota Koln tidaklah terlalu sulit karena di kota ini kita jumpai banyak restoran kebab asal Turki,” ujar Priyadi Abadi.

Seperti dilansir Republika

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed