by

Rahasia Panjang umur

Mungkin kamu sering menemui orang-orang tua di jalan, yang menurut perkiraanmu usianya sudah mencapai kepala 7, namun gerak-gerik mereka gesitnya tak kalah olehmu. Sepintas lalu, kamu pasti berkesimpulan betapa beruntungnya mereka hingga diberi kesehatan hingga usia senja. Bila kamu berkesempatan berbincang dengan mereka, maka kamu takkan ragu memuji tingkat kesehatan mereka, sembari berucap doa semoga kamu bisa seperti mereka kelak di usia tua.

Tak heran kakek atau nenek yang kamu temui itu membuat kamu takjub dan heran karena mungkin beberapa dari mereka bisa hidup lebih lama lagi, mengingat kondisi mereka masih sehat secara fisik. Mungkin usia mereka bisa mencapai usia 90an.

Mereka rata-rata lahir di jaman penjajahan Belanda. Kehidupan orang jaman dahulu memang berbeda dengan generasi sekarang, dan gaya hidup mereka pun pasti juga berbeda. Meskipun dengan gaya hidup masa kini, kamu pasti tetap berharap bisa seperti mereka, mencapai usia tua dalam keadaan sehat.

Sebenarnya banyak sekali faktor yang mendasari orang yang panjang umur salah satunya adalah genetik. Dan berikut ini, seperti dikutip dari boldsky.com, beberapa alasan di bawah ini terbukti membuat hidup manusia menjadi lebih lama atau panjang umur.

Menjadi ibu muda

Sebuah penelitian menunjukkan jika kamu menjadi ibu muda atau melahirkan anakmu di saat usia muda (yaitu di bawah umur 25 tahun), maka kamu memiliki harapan hidup lebih tinggi dan memiliki kesempatan berumur panjang dibanding dengan orang yang menikah di usia tua.

Kebiasaan minum teh  hitam dan hijau 

Orang jaman dahulu rata-rata kerap meminum teh hijau . Mungkin dulu belum ada minuman bersoda yang mudah dibeli dimana-mana seperti sekarang. Kebiasaan minum teh ini dilakukan oleh terutama orang jepang, dan faktanya Jepang menjadi salah satu negara dengan penduduk ter-panjang umur di dunia. Baik teh hitam maupun teh hijau memiliki catechin, yaitu senyawa yang menenangkan, melancarkan peredaran darah dan menjaga kesehatan jantung.teh hijau juga memiliki antioksidan yang bagus bagi tubuh kita.

Bergaul dengan sesama, No gadget

Bergaul dengan sesama merupakan sarana efektif untuk melepaskan beban pikiran, serta berbagi empati. Memiliki pergaulan luas akan membuat hidup serasa lebih hidup. Jaman dulu, gotong royong dan ronda merupakan model pergaulan yang kerap dilakukan oleh masyarakat tradisional. Khusus gotong royong, membawa manfaat kebugaran fisik dan semangat positif. Mengapa? Karena gotong royong kerap dilakukan dengan semangat tanpa pamrih, melakukan untuk orang tanpa mengharap sesuatu. Ucapan terima kasih dan doa dari orang-orang yang mendapatkan kebaikan si peserta gotong royong diyakini merupakan faktor non-teknis dan faktor non-medis yang menyehatkan pikiran dan jiwa.

Coba bandingkan dengan orang jaman sekarang yang kebanyakan terjangkit “autis” gara-gara terlalu sibuk dengan gadget-nya. Kecanduan gadget sudah banyak diteliti oleh para ahli, dan jauh lebih banyak efek negatifnya dibanding efek positifnya.

Memaafkan, berpikir yang baik-baik, serta sering menghela nafas panjang

Inilah karakter orang sabar. Memaafkan kesalahan orang lain bisa melepaskan beban yang menghimpit pikiran dan jiwa. Mensikapi hal-hal atau kejadian yang membuat kesal hati, harus dengan kesabaran dan keikhlasan.

Sebaliknya, memendam amarah dan rasa kesal akan memperberat pikiran dan jiwa, yang ujung-ujungnya bisa merembet ke fisik dan kesehatan badan. Kemudian, ketika sering menarik dan menghela nafas panjang akan memperbanyak kadar oksigen masuk ke dalam tubuh. Nah, perpaduan semua ini kalau dijadikan kebiasaan, akan menjadi obat mujarab yang bisa mempertahankan kondisi kesehatan kita.

Kebiasaan berjalan kaki

Orang-orang jaman dahulu sering sekali berjalan dan perjalanan yang mereka tempuh seringkali tidak masuk akal untuk anak jaman sekarang. Sudah diketahui secara umum bahwa berjalan adalah salah satu olahraga yang bisa menjaga kesehatan jantung yang sangat baik. Bahkan wanita gemuk bisa meningkatkan kondisi kesehatannya hanya dengan rutin berjalan selama 30  menit per hari.Jadi cobalah sekarang untuk lebih banyak berjalan kaki, karena selain untuk fisik berjalan kaki juga baik bagi kesehatan jiwa .

Pola makan sehat (Tidak makan gorengan dan minuman bersoda)

Orang jaman sekarang yang banyak makan makanan yang digoreng dan minum minuman bersoda meningkatkan potensi kegemukan, kolesterol, diabetes dan penyakit serius lainnya. Orang panjang umur tidak makan makanan seperti itu. Hal ini sudah umum dan wajar.Mungkin sekali-kali boleh saja misal sebulan sekali .Lebih baik kita utamakan banyak makanan sehat , tanpa msg dan pengawet dan pewarna, usahakan minum cukup 2 liter sehari, dan tak lupa selalu sekali kali puasa karena puasa bagus untuk kesehatan  , dia mengistirahatkan pencernaan.

Berkeluarga, menikah sekali untuk selamanya

Pasti heran mengapa dulu masih sangat jarang kawin cerai seperti sekarang? Ini berhubungan dengan kesadaran orang-orang panjang umur untuk menjaga hubungan tetap sehat dan harmonis satu sama lain. Hubungan cinta yang baik akan menurunkan kadar stres dan menjaga kebugaran tubuh dari dalam. Ini akan menguatkan sistem imun dan menghambat penuaan dini.Hubungan cinta yang harmonis bukan karena mereka pasangan ideal tapi saling melengkapi dalam perbedaan dan saling mengalah demi kebaikan mungkin resep pasangan jaman dulu sehingg mereka bisa awet sampai maut memisahkan mereka .

dari berbagai sumber

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed