by

Tantangan bagi seorang ibu bekerja

Mompreneur adalah peran ganda yang dilakoni seorang ibu rumah tangga yang sudah memiliki anak. Selain mengurus anak dan rumah tangga, ia juga mengurus bisnisnya, karena sekarang suami bekerja saja kadang tidak cukup,  sehingga kalau istri bekerja bisa mendapat tambahan untuk biaya rumah tangga . Bukan hal yang mudah dalam menjalankan peran ganda tersebut. Mom perlu tenaga ekstra untuk bisa optimal mengerjakan kedua peran tersebut.

Menjadi Mompreneur berarti juga harus pintar dalam mengatur waktu. Seorang Mompreneur bisa jadi seorang yang multitasking karena harus mampu mengerjakan berbagai hal dalam satu waktu misalnya kalau punya anak kecil atua bayi tentunya dia harus bisa memastikan semua dalam keadaan baik . Sepertinya cukup sulit, tapi survei di Amerika Serikat membuktikan bahwa 95% pemilik bisnis skala kecil ternyata adalah seorang ibu rumah tangga. Kendala terbesar hanyalah untuk menjadikan bisnis tersebut sukses tanpa melupakan peran utama sebagai ibu rumah tangga.

Apa saja yang menjadi tantangan para ibu rumah tangga jika ingin menjadi seorang Mompreneur? Berikut ulasannya.

1.       Kesibukan yang Padat pada Pagi Hari
Saat menjelang pagi hari, seorang ibu tentunya sudah dihadapkan beberapa pekerjaan utama yang cukup menyibukkan. Mulai dari memasak dan membuat sarapan pagi untuk suami dan anak-anak, mengatur keperluan mereka, mengantarkan sekolah, hingga membersihkan rumah. Jika pada pagi hari semua pekerjaan dapat berjalan dengan lancar, sang ibu akan bisa melanjutkan aktivitas lainnya, termasuk  menjalankan usaha dengan semangat dan mood yang baik. Dalam hal ini, keluarga menjadi prioritas utama yang dikerjakan terlebih dulu.
2.       Terkadang Tidak Semuanya Memberikan Dukungan
Seorang Mompreneur bisa melakukan aktivitasnya asalkan mendapat dukungan dari orang-orang terdekatnya. Dukungan ini datang dari keluarga dan teman sekantor (jika sang ibu juga bekerja). Akan lebih baik jika keluarga selalu mendukung sang ibu dengan cara membantunya saat berhalangan dan tidak mampu mengerjakan salah satu prioritasnya. Misalnya, tidak bisa menjemput anak di sekolah karena harus menyelesaikan urusan penting berhubungan dengan bisnis atau usahanya
3.       Memilah Betul-Betul Mana yang Jadi Prioritas
Seorang Mompreneur ternyata harus mampu menyeimbangkan antara kehidupan pribadi dan profesionalnya. Hal tersebut bisa dimulai dari beberapa hal kecil seperti memilih lokasi usaha atau kantor tempat bekerja yang tidak jauh dari rumah. Atau memilih sekolah anak yang jaraknya juga tidak jauh dari kantor tempat Mom bekerja. Selain itu, Momjuga harus bisa memilah-milah mana sebenarnya prioritas utama dan mengesampingkan hal yang kurang penting.
4.       Sewaktu-Waktu Bisa Saja Tak Sanggup Menjalankan Dua Peran
Tantangan yang cukup berat yang akan dialami seorang Mompreneur adalah ketika pada akhirnya Mom merasa ingin menyerah dan lebih baik menjadi seorang Ibu rumah tangga biasa saja. alasan keluarga yang penting, sepertinya menjadi alasan terkuat keinginan ini ada. namun, sebaiknya Mom juga jangan menyerah dulu, ingat kembali bahwa diluar sana juga ada orang-orang yang membutuhkan dan bergantung pada usaha yang Mom dirikan. Jika bisa bermanfaat untuk orang banyak, maka tidak ada salahnya bukan.
5.       Kadang-Kadang Sulit dalam Membuat Keputusan

Mompreneur juga akan mendapatkan tekanan yang tentunya lebih banyak dibandingkan ibu rumah tangga biasa. Bukan hanya keluhan keluarga, melainkan komplain klien dan beberapa masalah lainnya juga akan membuatnya cukup stres. Namun, dari situlah, seorang ibu harus bangkit dan mampu untuk mengambil keputusan terbaiknya dengan mempertimbangkan keluarga, logika, perasaan, dan egonya. Terkadang keputusan yang diambil secara manusiawi juga akan mendatangkan hal yang positif.

Introspeksi Diri Sendiri Lalu Putuskan dan Maksimalkan Waktu

Mungkin hal ini akan cukup sulit bagi sebagian besar ibu rumah tangga yang juga ingin menjalankan bisnis. Sebaiknya, Anda lakukan introspeksi diri, apakah mampu menjalankannya keduanya dengan seimbang? Jika memang mampu, ambilah keputusan dengan penuh keyakinan dan mulai mengatur waktu secara seimbang.

economy.okezone.com

This content is restricted to site members. If you are an existing user, please log in. New users may register below.

Existing Users Log In
   
New User Registration
*Required field

News Feed