by

Uniknya Berwisata Goa, Masjid dan Pesantren di Bawah Perut Bumi

Pondok Pesantren Perut Bumi di Tuban atau nama resminya yaitu Pesantren Syeh Maulana Maghrobi merupakan salah satu objek wisata bernuansa religi berbentuk Goa di kota tuban. Nama pesantren tersebut diambil dari nama wali yang dahulu pernah singgah ditanah jawa. Pondok Pesantren Perut Bumi merupakan wisata religi yang saat ini biasa dikunjungi peziarah wisata wali songo dituban.

Di dalam goa tersebut tidak hanya terdapat pesantren saja namun terdapat juga  masjid didalam perut bumi ini bersifat terbuka umum, Nama masjid disana yaitu Masjid Ashbabul Kahfi, nama tersebut diambil dari tokoh ulama’ islam yang dkisahkan didalam kitab suci Al-Qur’an.

Siapapun Pengunjung diperbolehkan masuk untuk menikmati nuansa religi didalam goa. Juru Kunci Pondok Pesantren Perut Bumi KH Subhan sempat diwawancarai dalam acara TV swasta Lokal mengatakan “tak hanya orang beragama islam saja yang berkunjung kesini, tetapi ada juga umat hindu, Kristen, konghucu yang mengunjungi goa ini. Biasanya mereka bersemedi pada bulan-bulan tertentu,dan kamipun sangat menghormati dan merangkul seluruh umat beragama. Memang goa itu tercipta untuk meditasi membersihkan batin dan pikiran-pikiran kotor pada diri kita”, ujar juru kunci Pondok Pesantren Perut Bumi.

GOA Pondok Pesantren Perut Bumi dahulunya merupakan tempat pembuangan sampah, seperti halnya wisata goa akbar yang ada dibelakang pasar baru tuban pertama kali ditemukan juga merupakan Tempat pembuangan sampah. Dengan datangnya mimpi kyai Subhan yang mendapat bisikan ghaib untuk merawat GOA disana akhirnya dia bersikukuh membabat tempat sampah itu untuk dijadikan masjid dan pondok pesantren. Dalam pembangunannya juga mengalami beberapa kendala, diantaranya masalah izin tanah untuk pembangunan yang kala itu pada masa pemerintahan Dra.Heany Relawaty W.A yang menjabat Bupati pada saat itu. Goa itu dianggap asset Negara oleh pemerintah setempat meskipun secara tertulis milik kyai subhan. Kyai Subhan pun sempat bertapa atau bersemedi beberapa hari beberapa malam untuk memebersihkan hati dan memohon petunjuk oleh sang Kuasa. Beliau pun semakin bersi keras untuk mendirikan masjid dan pesantren didalam goa tersebut. Akhirnya siring berjalanya waktu mulai dibangunlah perlahan Pondok Pesantren Perut Bumi.

Dalam proses pembangunanya biaya yang dikeluarkan mencapai milyaran rupiah. Dana pembangunan diantaranya dari kantong pribadi kyai subhan dan para donator diantaranya para tokoh Negara dan beberapa artis Selain itu dana juga di sokong dari kotak amal yang ada didepan dan didalam kompleks wisata tersebut setelah mulai terbangun. Dengan datangnya tamu dari berbagai penjuru kota setiap harinya mengalir jamaah berdatangan dan diantaranya berkonsultasi dengan kyai subhan dengan pulang salam tempel berupa amlop dan digunakan untuk mendukung pembangunan dan perawatan Pondok Pesantren Perut Bumi tersebut.

Sebelum anda memasuki pintu utama mulut goa tersebut anda akan disuguhkan lorong yang terukir tulisan kaligrafi arab digabung dengan aksara jawa nan elok anda pandang. Pintu masuk lumayan sempit, tetapi setelah anda didalam lokasi maka pengunjung akan merasa lega dengan luas GOA mencapai 3 Hektar yang tersusun atas stalaktit dan stalagmit didalam lokasi terdapat beberapa ruang diantaranya terdapat ruang bertapa, ruang tamu kyai subhan, ruang wudlu, serta masjid yang memuat 600 jamaah dan juga pondok pesantren tempat asarama para santri yang menuntut ilmu agama disana.

Tak dapat dipungkiri kota tuban memang terbukti mempunyai banyak Goa diantaranya Goa Akbar yang ada dipusat kota tepatnya di belakang pasar baru tuban. Ada juga Goa Ngerong yang ada di Kecamatan Rengel yang mengalir air dibawahnya, Misteri Goa Ngerong Rengel sempat dijelajahi oleh acara stasiun TV swasta Lokal yaitu Trans 7 dalam acara “Jejak petualang”. Selain itu juga terdapat Goa Putri Asih yang ada di wilaya Kecamatan Montong, Goa ini unik namun sayang pemerintah menutup wahana wisata tersebut dengan alasan goa tersebut rawan longsor, demi kenyamanan dan keselamatan warga sekitar maupun pengunjung maka dari itu wisata Goa Putri Asih ditutup. Selain goa-goa wisata tersebut dituban juga telah didata terdapat beberapa ratusan GOA yang telah terdaftar. Meskipun belum diketahui sampai seribu jumlahnya namun kota tuban mendapat julukan kota seribu GOA.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed